Waspada! Kebiasaan Membunyikan Leher Bisa Menyebabkan Robekan Pembuluh Darah
Banyak orang sering kali membunyikan leher untuk melepaskan ketegangan setelah bekerja seharian di depan layar komputer. Meskipun memberikan rasa lega sesaat, tindakan ini ternyata menyimpan risiko medis yang sangat serius bagi kesehatan jangka panjang. Waspada Kebiasaan ini jika dilakukan secara kasar dapat memicu cedera pada struktur tulang belakang Anda.
Suara “klik” yang terdengar berasal dari pelepasan gas nitrogen dan karbon dioksida di dalam cairan sendi leher. Namun, tekanan yang diberikan secara tiba-tiba dapat meregangkan ligamen secara berlebihan dan mengganggu kestabilan sendi. Jika dilakukan terlalu sering tersebut bisa menyebabkan pengapuran tulang yang lebih dini daripada seharusnya.
Bahaya yang paling mengancam dari tindakan ini adalah risiko terjadinya diseksi arteri atau robekan pada pembuluh darah. Arteri vertebralis yang melewati tulang leher berfungsi memasok darah ke otak untuk menjaga fungsi saraf. memutar leher secara ekstrem dapat merobek dinding pembuluh darah tersebut hingga menyebabkan penyumbatan fatal.
Robekan pada pembuluh darah dapat memicu terbentuknya gumpalan darah yang berisiko lepas dan mengalir menuju otak manusia. Kondisi ini merupakan penyebab utama stroke pada usia muda yang sering kali tidak disadari oleh banyak orang. Oleh karena itu, ini harus segera dihentikan demi menjaga keselamatan nyawa dan fungsi saraf.
Gejala awal setelah terjadi robekan pembuluh darah biasanya meliputi sakit kepala hebat, pusing, hingga gangguan pada penglihatan. Jika Anda merasakan mati rasa pada bagian wajah atau anggota gerak, segera cari bantuan medis di rumah sakit terdekat. Penanganan yang cepat sangat krusial untuk mencegah kerusakan otak yang bersifat permanen atau kecacatan.
Dokter menyarankan agar kita mengganti kebiasaan buruk tersebut dengan melakukan peregangan leher yang lembut dan lebih aman. Gerakan menoleh ke kanan dan kiri secara perlahan dapat membantu melemaskan otot tanpa memberikan tekanan pada sendi. Olahraga rutin juga terbukti efektif dalam menjaga kelenturan otot leher serta mengurangi ketegangan syaraf akibat stres.
Selain peregangan, memperhatikan posisi duduk saat bekerja juga sangat membantu dalam menjaga kesehatan tulang belakang secara keseluruhan. Gunakanlah bantal yang ergonomis saat tidur agar posisi leher tetap sejajar dengan tulang punggung Anda sepanjang malam. Hal sederhana ini jauh lebih bermanfaat dibandingkan mencari kepuasan sesaat dengan cara membunyikan tulang leher sendiri.


